Batalyon
Artileri Pertahanan Udara Sedang 8/Marawaça Bhuana Çakti (Yon
Arhanudse 8) merupakan Satuan Bantuan Tempur di lingkungan Kodam
V/Brawijaya dalam masalah pertahanan udara. Yon Arhanudse 8 berkedudukan
di Gedangan Sidoarjo Jawa Timur. Batalyon ini juga dikenal sebagai Yon
Arhanudse 8/Sriti karena lambang satuannya adalah burung Sriti.
Alutsista yang digunakan antara lain: meriam 57 mm S-60, meriam 57 mm
Retrofit dan Dshk 12,7 mm. Saat ini Yon Arhanudse 8 dipimpin oleh Letkol
Arh Wirawan Yanuartono.
Berdasarkan
Surat Keputusan Pangdam VIII/Brawijaya Nomor : Kep / 25 / III /
12/1968 tanggal 3 Desember 1968, Yonarhanudse 8 telah menerima lambang
kesatuan dengan nama Marawaça Bhuana Çakti. Diresmikan dan diterima
bersamaan dengan upacara HUT ARTAD yang ke-23 pada tanggal 4 Desember
1968 bertempat di stadion Malang. Marawaça berarti Pemusnah lawan,
Bhuana berarti Jagad dan angkasa, Çhakti berati Ampuh. Sehingga
batalyon ini diharapkan menjadi Senjata Pemusnah Lawan di Udara yang
Ampuh.
Dalam
rangka mendukung tugas-tugas Angkatan Darat pada masa Trikora,
dibutuhkan satuan penangkis serangan udara yang memadai. Untuk memenuhi
kebutuhan dalam pembentukan satuan penangkis serangan udara itu dalam
tahun 1962 bertempat di Maleman, Yosowilangun, Lumajang dibentuklah
batalyon-batalyon penangkis serangan udara dengan meriam-meriam kaliber
sedang. Batalyon-batalyon Maleman itu dinamakan Yon Merah, Yon Biru,
Yon Hijau, Yon Kuning dan Yon Ungu.
Batalyon-batalyon
dilatih dan digembleng dalam menggunakan meriam-meriam penangkis
serangan udara. Setelah mengalami berbagai proses, berdasarkan Surat
Keputusan Menpangab Nomor : 1161/XI/1962 tanggal 21 Nopember 1962
dibentuklah batalyon-batalyon penangkis serangan udara yang selanjutnya
disebut batalyon-batalyon Arsuse. Dengan demikian kelima batalyon
tersebut telah resmi menjadi batalyon-batalyon Arsuse dengan sebutan
Yon Merah, Yon Biru, Yon Hijau, yon Kuning dan Yon Ungu. Dalam
perkembangan selanjutnya Yon Ungu menjadi Yonarhanudse 8, dengan
komandan pertama Mayor Art M. Ardito.
Peresmian
pembentukan Batalyon Arhanudse 8 pada tanggal 4 Desember 1962 selaku
Inspektur Upacara adalah Mayjen TNI Suprapto Asops Men Pangab mewakili
Men Pangab. Personel Yonarsuse 8 pada saat itu terdiri dari 15 % tenaga
bekas pejuang 45 (terutama Perwira dan Bintara), 85 % terdiri dari
Tamtama remaja yang sebagian besar berstatus Milwa. Pada waktu
pembentukan struktur organisasi Yonarsuse 8 terdiri dari Markas
Komandan, Baterai Markas dan Tiga Baterai Tempur (Baterai P, Q dan R).
Lambang Satuan
- Pada leher kepala tiang tunggul terdapat surya sengkala Surya Dwi Saka Gapuraning Nagara, yang bermakna bilangan Dwi (2), Saka (6), Gapura (9), Nagara (1) dan menunjukkan tahun kelahiran Yonarhanudse 8 yaitu tahun 1962. Arti suryasengkala tersebut adalah Penjaga Keluhuran Negara dan Bangsa.
- Lukisan/Gambar lambang berupa: Bintang bersudut lima bermaksud bahwa prajurit yang bernaung dibawah lambang ini adalah pengawal dan pengaman Ideologi Negara Pancasila.
- Tambang dengan 45 lilitan yang melingkar menggambarkan kesentosaan dan sifat pertahanan kesegala arah dari Satuan Arhanud.
- Busur terentang dengan pegangan tujuh keretan menggambarkan kesiapsiagaan, ketetapan dari kesenjataan Arhanud sebagai senjata serba guna, baik untuk melaksanakan fungsi utama di udara, laut dan darat yang berjiwa Sapta Marga.
- Delapan anak panah terbang kearah atas menggambarkan Batalyon Arhanudse 8 dari Kodam VIII/Brawijaya.
- Burung Sriti dengan sifat ketangkasan dan kegiatannya menggambarkan sifat dari Prajurit yang berada dibawah naungan lambang ini, dalam menjalankan tugas selalu trengginas, gesit dan terampil. Empat anak panah menggambarkan tanggal kelahiran, enam helai bulu ekor dan dua helai bulu sayap menggambarkan tahun kelahiran. Berarti Yonarhanudse 8 dilahirkan/diresmikan pada tanggal 4 Desember 1962.
- Lukisan lambang Brawijaya sebelah sudut kiri menandakan bahwa Yonarhanudse 8 bernaung dibawah Panji Brawijaya.
- Sinar lima yaitu Sumpat Prajurit yang sakti yang dijiwai setiap prajurit-prajurit Yonarhanudse-8.
- Sehelai pita yang bertuliskan motto “Marawaça Bhuana Çhakti”.
- Warna lukisan yakni; Dasar : Hijau beludru, Jumbai : Kuning emas, Anak panah : Merah, Pita : Kuning, Pegangan : Kuning, Tulisan : Hitam, Sriti : Hitam, Bintang : Putih, Lukisan : Kuning, Candi : Hitam campur putih, Dasar dalam : Biru langit, Lingkaran tali : Kuning emas.
- Arti Warna: Merah : Gagah berani pantang mundur, Biru : Setia dan taat, Kuning : Keluhuran dan keagungan, Hitam : Kekal, mantap dan teguh, Putih : Suci, tulus dan tanpa pamrih, Hijau : Harapan/kepercayaan.
- Standar Tunggul. Standar Tunggul Yonarhanudse 8 merupakan tiang dibuat dari kayu dengan garis tengah 4,5 cm dan panjang 2,5 m, berwarna coklat kehitam-hitaman, dihias dengan bahan kuningan berukir.
- Tiang tersebut terdiri dari : Tombak pusaka nenek moyang Trunojoyo, Anak tombak pusaka yang bersegi tiga, Tujuh buah lidah dimana tombak berada, yang berarti api Sapta Marga yang menjiwai senjata pusaka, Ukiran rangkaian bunga melati, terdiri dari tujuh untaian merupakan Sapta Marga, Bunga melati timbul kesucian dan keluruhan budi pekeri, Lima geligir adalah Pancasila.
Untuk Melihat daftar logo berdasarkan kategori atau sub kategori tertentu silahkan pada daftar di bawah :
- Kumpulan Logo/Lambang Militer Indonesia
- Logo/Lambang Korem Seluruh Indonesia
- Kumpulan Logo Kepolisian Republik Indonesia ( Polri )
- Kumpulan Logo Muhammadiyah
- Logo Bank Seluruh Indonesia
- Logo Polda Seluruh Indonesia
- Logo Kota di Seluruh Indonesia
- Logo Kabupaten Seluruh Indonesia
- Logo/Lambang Provinsi Seluruh Indonesia
- Logo Batalyon Infanteri (Yonif) Seluruh Indonesia
- Kumpulan Logo Badan Usaha Milik Negera (BUMN)
- Kumpulan Logo Asuransi di Indonesia
- Logo Politeknik Seluruh Indonesia
- Logo Universitas Seluruh Indonesia
- Logo Partai Politik Indonesia
- Kumpulan Logo Perusahaan
- Kumpulan Logo Baru Indonesia
- Kumpulan Logo Lama Indonesia
- Logo Kodam Seluruh Indonesia
Dan dibawah ini adalah daftar Logo kategori Militer yang ada di Blog saya :
- Logo Resimen Induk Komando Daerah Militer ( Rindam ) 2 Sriwijaya
- Logo Resimen Induk Komando Daerah Militer ( Rindam ) 1 Iskandar Muda
- Logo Pusat Komando dan Pengendalian Operasi ( Puskdal OPS )
- Logo Intelkam POLRI ( Kepolisian Repubik Indonesia ) - Indera Waspada Negara Raharja
- Logo Dinas Hidro Oseanografi ( Dishidros ) TNI Angkatan Laut
- Logo Dharma Pertiwi - Persatuan Istri Tentara Nasional Indonesia ( TNI )
- Logo Batalyon Artileri Medan ( Yon Armed ) 13 Nanggala
- Logo Resimen Induk Daerah Militer ( Rindam ) Jayakarta
- Logo Resimen Induk Daerah Militer III ( Rindam ) Siliwangi
- Logo Batalyon Artileri Medan ( Yon Armed ) 10 / 76 Tarik / Brajamusti
- Logo Batalyon Artileri Medan ( Yon Armed ) 2 / 105 Kilap Sumagan
- Logo Batalyon Artileri Medan ( Yon Armed ) 9 Kostrad - Pasopati
- Logo Batalyon Artileri Medan ( Yon Armed ) 4 Parahyangan
- Logo Batalyon Kavaleri (yonkav ) 11 / Serbu - Aceh Besar
- Logo Batalyon Kavaleri ( Yonkav ) 7 Panser Khusus - Pragosa Satya
- Logo Batalyon Kavaleri ( Yonkav ) 1 / Badak Ceta Cakti Divisi Infanteri 1 / Kostrad
- Logo Resimen Bantuan Tempur ( Menbanpur ) 2 Marinir- Cilandak
- Logo Badan Reserse Kriminal Polri ( Bareskrim ) - Sidik Sakti Indera Waspada
- Lambang Pataka Komando Daerah Militer ( Kodam ) XVI / Pattimura - Ambon
- Logo Komando Pendidikan Marinir ( Kodikmar ) - Jala Mandala Cakti
- Logo Skadron 21 / Sena ( Serba Guna) - Pondok Cabe, Jakarta
- Logo Pusat Pendidikan Wanita Angkatan Udara ( Pusdik Wara )
- Logo Skadron Pendidikan ( Skadit ) 101
- Logo Resimen Artileri Medan ( Men Armed ) 2 /Divisi Infanteri 1/Kostrad
- Gambar Logo / Lambang Militer Indonesia - TNI dan POLRI
- Logo Pusat Pendidikan Artileri Medan ( Pusdik Armed )
- Logo Lama Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara ( Pusdik Arhanud )
- Logo Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia ( POLRI )
- Logo Skadron 12 TNI Angkatan Udara ( AU )
- Logo Batalyon Kavaleri ( Yonkav ) 8 / Tank - Narasinga Wiratama Pasuruan
- Logo Skadron Teknik 024 TNI Angkatan Udara ( AU )
- Logo Batalyon Kavaleri ( Yonkav ) 2 / Tank Turangga Ceta - Ambarawa
- Logo Grup C Paspampres - Pasukan Pengamanan Presiden
- Logo Batalyon Kavaleri ( Yonkav ) 9 Cobra
- Logo Skadron 1 TNI Angkatan Udara ( AU )
- Logo Skadron 31 TNI Angkatan Udara ( AU ) Serbu - Amur Yudha Cakti
- Logo Skadron 7 TNI Angkatan Udara ( AU )
- Logo Skadron 8 TNI Angkatan Udara ( AU ) Gajah Terbang
- Logo Skadron 6 TNI Angkatan Udara ( AU )
- Logo Skadron 2 TNI Angkatan Udara ( AU )
- Logo Komando Armada Indonesia kawasan timur ( Koarmatim )
- Logo Batalyon Kavaleri ( Yonkav) 5 Serbu
- Logo Batalyon kavaleri ( Yonkav ) 3 / Tank Andhaka Cakti - Malang
- Logo Batalyon Zeni ( Yonzeni ) 2 Marinir - Jakarta
- Logo Pasukan Marinir ( Pasmar ) 1 Sidoarjo
- Logo Batalyon Kavaleri ( Yonkav ) 10 / Serbu
- Logo Politeknik Kesehatan TNI Angkatan Udara ( AU ) Ciumbuleuit
- Logo Detasemen Provos ( Denprov ) Pasmar 2 Marinir
- Logo Batalyon Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri ( YonKapa ) 1 Marinir
- Logo Batalyon Provos ( Yonprov ) 2 Marinir
- Logo Batalyon Perbekalan dan Peralatan ( YonBekpal ) 2 Marinir
- Logo Resimen Kavaleri ( Menkav ) 1 / Marinir
- Logo Brigade Infanteri ( Brigif ) 1 / Marinir
0 Komentar