Logo Vector Batalyon Kesehatan ( Yon Kes ) 1/Yudha Krida Husada

Add Comment
Batalyon Kesehatan 1/Yudha Krida Husada (disingkat Yon Kes 1/Kostrad) merupakan batalyon kesehatan di bawah komando Divisi Infanteri 1/Kostrad. Didirikan pada tanggal 25 Oktober 1982, berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor: Skep/890/X/1982 tanggal 25 Oktober 1982 tentang ditetapkan dan diresmikan Batalyon Kesehatan Kostrad dengan nama tunggulnya "YUDHA KRIDA HUSADA".
Baca Juga :
Markas Batalyon Kesehatan Divisi Infanteri 1 Kostrad di Jl. Kesatrian VI no. 1 Jatinegara, Jakarta Timur dipindahkan ke Ciluar,Bogor, Jawa Barat pada tanggal 23 Agustus 1985 berdasarkan Surat Perintah Pangkostrad Nomor: Sprin/567/VIII/1985 tanggal 12 Agustus 1985.
Batalyon Kesehatan secara resmi terbentuk pada tanggal 25 Oktober 1982, berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor: Skep/890/X/1982 tanggal 25 Oktober 1982 tentang ditetapkan dan diresmikan Batalyon Kesehatan Kostrad dengan nama tunggulnya "YUDHA KRIDA HUSADA". Gagasan awal tentang pembentukan Yonkes telah tertuang pertama kalinya pada Keputusan Kasad Nomor: Kep/9/III/1979 tanggal 20 Maret 1979 tentang Renstra TNI-AD 1979-1983. Pembentukan Yonkes didasarkan pada perlunya satuan kesehatan lapangan yang mampu mendukung kesatuan operasional setingkat Kopur ke atas. Gagasan ini kemudian ditindak lanjuti dengan Keputusan Kasad Nomor: Kep/41/XI/1980 tentang Tabel Organisasi dan Peralatan Batalyon Kesehatan. Tindak lanjut dari Keputusan Kasad tersebut, pada tanggal 5 Juni 1981, bertepatan dengan dilaksanakannya Rakorkes, Asops, Aspers dan Aslog Kasad memberikan pengarahan tentang rencana pembentukan Yonkes Kostrad. Kemudian secara berturut-turut dari kurun waktu pertengahan tahun 1981 sampai dengan awal tahun 1982 dilaksanakan rapat-rapat guna menyusun rencana pembentukan Yonkes. Berdasarkan Surat Telegram Kasad Nomor: ST/156/1982 tanggal 23 Februari 1982 tentang penjelasan adanya tunggul Batalyon Kesehatan dengan nama "YUDHA KRIDA HUSADA", dilaksanakan pembuatan tunggul Yonkes, pekerjaan tersebut dapat diselesaikan pada tanggal 25 Maret 1982 dan tunggul Yonkes disimpan di Majankesad.
Pada tanggal 18 Maret 1982, Kajankesad bersama 7 orang Pamen Jankesad melaksanakan pemaparan pembentukan Yonkes Kostrad di Makostrad. Pemaparan ini disusul dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Kasad Nomor: Skep/257/IV/1982 tanggal 28 April 1982 tentang pembentukan Yonkes TNI-AD. Berdasarkan Skep ini disusun kerangka Batalyon Kesehatan sebagai embrio satuan berada dibawah Jankesad dengan markas sementara di komplek Jankesad, Jl. Salemba Raya No. 28 Jakarta. Sebagai pejabat Komandan Batalyon ditunjuk Letnan Kolonel CDM Dr. E. Sutarto, SKM Nrp. 20146. Pada tanggal 28 Mei 1982, tunggul Yonkes "YUDHA KRIDA HUSADA" disahkan berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor: Skep/407/V/1982 tanggal 28 Mei 1982.
Berdasarkan Surat Perintah Kasad: Sprin/1535/IX/1982 tanggal 14 September 1982 tentang perintah persiapan pembentukan Yonkes dan pelaksanaan upacara pembentukan Batalyon serta penyerahan tunggul Batalyon bertepatan dengan HUT Kesad tanggal 26 Oktober 1982, maka pada tanggal 11 Oktober 1982, dilaksanakan Upacara Pembukaan Latihan Pra Peresmian Yonkes di Kopur Linud Cilodong. Dalam latihan tersebut dilibatkan personel anggota Yonkes yang pertama. Status 187 personel tersebut terdiri atas 35 personel organik, 110 personel earmarked yang berasal dari Kesdam-Kesdam dan 42 orang Secata Kes yang sedang melaksanakan Dik Jurkes di Kesdam VIII/Brawijaya dan VI/TPR. Pelaksanaan upacara peresmian pembentukan dan penyerahan tunggul Batalyon dilaksanakan bertepatan dengan HUT Kesad ke 37 pada tanggal 26 Oktober 1982 di Komplek Kopur Linud Cilodong. Kasad Jenderal TNI Poniman secara resmi melantik berdirinya Yonkes Kostrad. Pada awal pembentukannya, organisasi Yonkes Kostrad terdiri atas Mayon, Kompi Markas, Kompi Rumah Sakit Lapangan, Kompi Evakuasi dan Kompi Kesehatan Bantuan. Markas Batalyon Kesehatan berkedudukan di Jl. Kesatrian VI no. 1 Jatinegara, Jakarta Timur. Dengan adanya reorganisasi ABRI umumnya, TNI AD khususnya, berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor: Skep/39/V/1985 tanggal 27 Mei 1985, Yonkes Kostrad beralih status menjadi organik pada Divisi Infanteri 1 Kostrad. Berdasarkan Perintah Operasi Pangkostrad Nomor: 01/XII/1984 tanggal 31 Desember 1984 Yonkes Kostrad masuk jajaran Divisi Infanteri 1 Kostrad. Laporan pelaksanaan pada tanggal 10 September 1985 di Cilodong, Bogor, Jawa Barat.

Download Logo Batalyon Kesehatan ( Yon Kes ) 1/Yudha Krida Husada Format Vector CDR

Kemampuan Yonkes 1 Kostrad

  • Menyelenggarakan segala bentuk pengobatan umum.
  • Menyelenggarakan pengobatan spesialistik bedah, penyakit dalam, syaraf dan jiwa serta Gilut.
  • Menyelenggarakan perawatan korban/penderita maksimal 14 hari dengan kekuatan 50 TT.
  • Menyelenggarakan evakuasi medis darat, air dan udara sepanjang rantai evakuasi Yonkes DIvif 1 Kostrad.
  • Menyelenggarakan usaha Hygiene dan sanitasi lapangan.
  • Mengeluarkan sebagian dari kekuatan dalam unit, untuk satuan yang dibantu.
  • Menyelenggarakan penyaluran bekal kesehatan ulang yang dialokasikan kepada Yonkes Divif 1 Kostrad

Tugas Operasi

A. Tugas Operasi Dalam Negeri
1) Timor Timur tahun 1983 : Dukungan kesehatan di daerah operasi dpp Danyonkes Letnan Kolonel Ckm dr. E. Sutarto dengan 66 orang anggota. 2) Nunukan, Kalimantan Timur tahun 2002 : Penanggulangan pengungsi kekuatan 98 orang dpp Danyonkes Mayor Ckm Saptadi Setya Basuki, SpB Nrp. 31438. 3) Aceh tahun 2004 : Penanggulangan bencana tsunami 4) Yogjakarta tahun 2006 : Penanggulangan bencana gempa dpp Danyonkes Letnan Kolonel Ckm dr. Ben Yura Rimba, MARS Nrp. 33717 5) Bengkulu tahun 2007 : Penanggulangan bencana gempa 6) Padang tahun 2009 : Penangulanagan bencana gempa dan tsunami dpp Letnan Kolonel Ckm dr. Made Wirayasa Tusan, MM.MH.Kes Nrp. 32081 7) Mentawai tahun 2010 : Penanggulangan bencana gempa dan tsunami dpp Letnan Kolonel Ckm drg. I Ketut Sukarnanta NRP 33419
B. Tugas Operasi Luar Negeri
1) Bosnia Herzegovina tahun 1994 : melaksanakan tugas operasi Konga XIV A/Unprofor kekuatan 62 orang dpp Danyonkes Divif 1 Kostrad Letnan Kolonel Ckm dr. Heridadi, Msc. 2) Iran Tahun 2004 : Penanggulangan bencana gempa kekuatan 17 orang dpp Danyonkes Letnan Kolonel Ckm drg. Nurdjamil Sayuti Nrp. 33310 3) Philipina tahun 2006 : Penanggulangan bencana tanah longsor kekuatan 17 orang dpp Danyonkes Letnan Kolonel Ckm dr. Ben Yura Rimba, MARS Nrp. 33717

Susunan Organisasi Yonkes 1/1 Kostrad terdiri dari

  1. Markas Komando Batalyon.
  2. Kompi Markas.
  3. Kompi Rumah Sakit Lapangan.
  4. Kompi Evakuasi.
  5. Kompi Kesehatan Bantuan.
  6. Kompi Kesehatan Lapangan 1.
  7. Kompi Kesehatan Lapangan 2.
  8. Kompi Kesehatan Lapangan 3.

Pejabat Danyonkes 1/1 Kostrad

  1. Letnan Kolonel Ckm dr. E. Sutarto, SKM (25-11-1982 s.d. 30-07-1986)
  2. Letnan Kolonel Ckm dr. Yohanes Mulyadi (30-07-1986 s.d. 09-01-1991)
  3. Letnan Kolonel Ckm dr. Budy Utoyo (09-01-1991 s.d. 02-07-1993)
  4. Letnan Kolonel Ckm dr. Heridadi, MSC (02-07-1993 s.d. 22-08-1995)
  5. Letnan Kolonel Ckm dr. Mardjo S, SpB (22-08-1995 s.d. 25-07-1996)
  6. Letnan Kolonel Ckm dr. Azhar Kamal, DSTHT (25-07-1996 s.d. 24-07-1997)
  7. Letnan Kolonel Ckm dr. Bambang Prayoga, DSB (24-07-1997 s.d. 27-07-1999)
  8. Letnan Kolonel Ckm dr. Jandra HD,MS (27-07-1999 s.d. 07-06-2001)
  9. Letnan Kolonel Ckm drg. Nurdjamil Sayuti (01-08-2001 s.d. 01-02-2004)
  10. Letnan Kolonel Ckm dr. Saptadi Setya Basuki, SpB (19-03-2004 s.d. 25-10-2005)
  11. Letnan Kolonel Ckm dr. Ben Yura Rimba, MARS (25-10-2005 s.d. 07-08-2008)
  12. Letnan Kolonel Ckm dr. Made Wirayasa T, MM.MH,kes (07-08-2008 s.d. 13-06-2010)
  13. Letnan Kolonel Ckm drg. I Ketut Sukarnanta (13-06-2010 s.d. 04-06-2012)
  14. Letnan Kolonel Ckm dr. I Nyoman Linggih (04-06-2012 s.d. 07-04-2014)
  15. Letnan Kolonel Ckm dr. Robert Simanjuntak (07-04-2014 s.d. 10 Desember 2015)
  16. Letnan Kolonel Ckm dr. Bernard Damima, M. Kes (10 Desember 2015 s.d Sekarang)
Artikel dikutip dari Wikipedia

Logo Batalyon Infanteri 734/Satria Nusa Samudra atau Yonif 734/SNS

Add Comment


Batalyon Infanteri 734/Satria Nusa Samudra atau Yonif 734/SNS merupakan Batalyon Infanteri yang berada dibawah komandoKorem 151/Binaiya, Kodam XVI/Pattimura. Markas batalyon berkedudukan di Lor Labay, Saumlaki, Maluku Tenggara Barat, Maluku. Yonif 734 dibentuk karena pertimbangan wilayah yang secara geografis berbatasan dengan Timor Leste dan Australia. Batalyon ini bertugas mengamankan Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Maluku Barat Daya dan Kepulauan Aru.
Baca Juga :

Komandan

  1. Letkol Inf Yan Nauly (2011)
  2. Mayor Inf Musmulyadi Z
  3. Mayor Inf Indarmawan
  4. Letnan Kolonel Inf Deddy W. Sitanggang
Artikel dikutip dari wikipedia

Lambang / Logo Vector Provinsi Sulawesi Tengah ( Sulteng )

Add Comment
Lambang Provinsi Sulawesi Tengah berbentuk seperti jantung. Di dalam lambang terdapat simbol bintang, pohon kelapa, padi dan kapas, dan gelombang.
Baca Juga :
Kirim/Request Logo ke Admin
Bintang merupakan lambang Ketuhanan YME dan keteguhan dalam mencapai cita-cita yang tinggi. Pohon kelapa merupakan tumbuhan yang menjadi komoditas untuk menyejahterakan rakyat Sulawesi Tengah.
Peta Provinsi Sulawesi Tengah
Padi dan kapas sebagai lambang kemakmuran. Kapas berkuncup 13, bergigi 4 pada kelopaknya, padi berbiji 19, alur gelombang atas berjumlah 6 dan gelombang bawah berjumlah 4 merupakan simbol hari jadi provinsi Sulawesi Tengah yaitu 13 April 1964.
Artikel dikutip dari Wikipedia

Logo/Lambang Kabupaten Manggarai Timur NTT

Add Comment
Logo daerah dibuat dalam bentuk lukisan yang melambangkan jiwa dan semangat dan cita-cita masyarakat Manggarai Timur yang mudah dimengerti, yang dilukiskan dalam bentuk Perisai, Rumah Adat, Setangkai Padi dan Kopi, Burung Lawe Lujang dan Kebun Komunian/ Lodok.
Perisai, Rumah Adat, Burung Lawe Lujang, Setangkai Padi dan Kopi, dan Kebun Komunal / Lodok adalah simbol Identitas Kabupaten Manggarai Tiimur yang mengandung makna sebagai berikut:
Baca Juga :
 1. Perisai Bersisi Lima melambangkan:
a.    Pancasila sebagai Dasar Negara
b.    Benteng pertahanan dan perlindungan seluruh rakyat
2. Rumah Adat
 Pada bubungan terdapat 3 (tiga) simbol utama, yaitu:
a.    Tanduk Kerbau sebagai simbol prinsip kemanusiaan dan suka bekerja keras
b.    Tali ijuk yang melilit/melingkar tiang penopang tanduk kerbau melambangkan persatuan dan kesatuan orang Manggarai Timur yang kukuh kuat tidak terpisahkan
c.    Periuk persembahan : simbol keyakinan orang Manggarai Timur sekaligus penghormatan dan penyembahan pada Tuhan yang menjadikan.
Bagian dalam rumah adat terdapat 3 (tiga) simbol utama, yaitu:
a.    Kuda-kuda atap (kinang) yang menuju satu titik puncak. Ini melambangkan perwakilan/utusan dari setiap kelompok/golongan yang ada di Kabupaten Manggarai Timur. Antar kuda kuda diikat oleh tali ijuk melambangkan satu kesatuan dalam perwakilan dan lambang solidaritas sosial dalam permusyawaratan, nilai tenggang rasa terungkap lewat simbol ini.
b.    Ujung kuda-kuda menuju titik puncak bubungan rumah adat melambangkan loyalitas orang Manggarai Timur kepada puncak pimpinan kesatuan komando termasuk kepatuhan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
c.    Burung Lawe Lujang melambangkan cita-cita, visi dan citra masyarakat Manggarai Timur serta kecintaan masyarakat Manggarai Timur kepada alam lingkungan hidup.
d.   Setangkai Padi dan Kopi melambangkan kesuburan dan kesejaterahan dan pada tangkai padi terdapat 23 (dua puluh tiga ) bulir padi dan pada tangkai kopi terdapat  11 (sebelas) biji kopi melambangkan peristiwa bersejarah bagi Kabupaten Manggarai Timur yakni peresmian Kabupaten Manggarai Timur tanggal 23 November 2007.
e.    Kebun Komunal/Lodok melambangkan masyarakat agraris dan simbol persatuan walaupun berbeda.
Makna Warna Logo Daerah:
a.    Merah pada kopi dan pita melambangkan semangat keberanian, perjuangan serta pengorbanan.
b.    Kuning pada padi, sisi logo dan kebun komunal melambangkan keluhuran, keagungan dan kejayaan.
c.    Putih pada dinding rumah adat dan burung lawe  lujang melambangkan ketulusan dan kejujuran.
d.   Hijau pada kopi dan logo melambangkan cita-cita dan harapan masa depan masyarakat Kabupaten Manggarai Timur atas dasar potensi yang ada.
e.    Hitam pada bingkai dan atap rumah adat melambangkan teguh dalam sikap dan prinsip dalam pendirian.
f.     Biru pada bagian dalam logo melambangkan ketenangan dan kedamaian serta potensi alam Kabupaten Manggarai Timur.

Artikel dikutip dari : http://www.manggaraitimurkab.go.id/