Logo IKATAN DOKTER SPESIALIS ANESTESIOLOGI INDONESIA

1 Comment

ARTI WARNA DALAM LOGO IDSAI

Logo IDSAI terdiri dari 5 (lima) macam warna (merah, hitam, biru muda, putih, kuning emas) memberikan arti bahwa IDSAI berdasarkan Pancasila.
  • warna merah melambangkan berani
  • warna hitam melambangkan bijaksana
  • warna biru muda melambangkan waspada
  • warna putih melambangkan suci
  • warna kuning emas melambangkan mulia
Dari warna-warna yang terbaca dari luar ke dalam, IDSAI mempunyai anggota yang menuju profesi yang suci dan mulia.
ARTI DAN LAMBANG
BENTUK LOGO
Berbentuk lingkaran dengan tepi berupa daun mahkota bunga berwarna merah berjumlah 9 (sembilan) buah, membatasi pita melingkar bertuliskan IKATAN DOKTER SPESIALIS ANESTESIOLOGI INDONESIA dengan huruf-huruf warna hitam, melingkari bulatan warna biru muda di dalamnya tergambar aeskulap warna putih dan petir warna kuning emas dan terbaca kredo WASPADA DASA NETRA dengan huruf-huruf warna putih.
ARTI LOGO
Daun mahkota bunga berjumlah 9 (sembilan) diartikan bunga wijayakusuma, sebagai lambang penghidupan (resusitasi), jumlah 9 (sembilan) sesuai dengan tahapan resusitasi jantung paru otak (ABCDEFGHI).
Tulisan IKATAN DOKTER SPESIALIS ANESTESIOLOGI INDONESIA merupakan nama dari organisasi, terbaca sentripetal (dari dalam ke luar) diartikan bahwa orgsnisasi serta anggotanya diharapkan mampu bersifat terbuka menjalin hubungan keluar dengan baik dengan IDI, IKABI, POGI, PABOI, PKGDI, dan lain-lain organisasi profesi.
Bulatan warna biru diartikan air (tirta kamandhanu) merupakan lambang terapi cairan, bersama-sama dengan petir yang diartikan muatan listrik, mengandung pengertian terapi elektrolit.
Aeskulap warna putih berarti anestesiologi merupakan salah satu cabang dari Ilmu Kedokteran.
Kredo WASPADA DASA NETRA terbaca sentrifugal (dari luar ke dalam) mengandung arti bahwa organisasi serta anggota IDSAI diharapkan selalu introspeksi (mawas diri), dan didalam bekerja menjalankan profesi dituntut selalu bekerja dengan penuh kewaspadaan seakan dengan sepuluh mata.

sumber : www.anestesiologi-indonesia.org

Logo Sony Ericsson dan Cara Membuatnya

Add Comment



Ingin tau bagaimana membuat sebuah logo menggunakan CorelDraw? Bagi anda yang belum terlalu mahir menggunakan CorelDraw mungkin membaca tutorial berikut dapat dijadikan sebagai latihan dalam menggunakan CorelDraw untuk membuat sebuah logo. Logo yang saya gunakan sebagai contoh kali ini adalah logo keren dari Sony Ericsson. Membuat logo Sony Ericsson ternyata cukup mudah  (30x lebih mudah daripada membuat tutorial ini) pada tutorial ini saya menggunakan CorelDraw X4, Berikut adalah caranya :

ini lah logo dari Sony Ericsson yang akan kita buat



1.  Buka CorelDraw (versi berapapun sama aja) di komputermu kemudian buatlah lembar kerja baru (pilih File > new)
2. Pada toolbox pilih ellipse tool, kemudian buatlah 2 buah lingkaran, urutannya adalah membuat lingkaran yang besar terlebih dahulu baru kemudian lingkaran yang kecil (jadi lingkaran yang besar terdapat dibelakang lingkaran yang kecil), oiya untuk membuat lingkaran agar lingkaran tersebut otomatis membentuk 100% lingkaran, ketikan membuat linkaran tahan juga tombol CTRL. Kemudian susun lingkaran tersebut seperti gambar berikut :


3. Pilih/tekan lingkaran pertama (lingkaran yang besar) kemudian warnai lingkaran tersebut dengan  menekan ikon fill (karena kita akan membuat warna gradien jadi melalui menu fauntain fill> pilih fauntain fill
setelah masuk di bagian fountain fill, pada bagian color blend pilih custom (kita pilih kustom karena kita akan membuat warna gradasi lebih dari 2 warna) jangan lupa pada bagian type yang awalnya linear kita ganti conical agar warna gradasi menjadi melingkar lihat gambar berikut :


 ok pewarnaan lingkaran pertama selesai kemudian pilih ok, lingkaran kedua (lingkaran kecil) masih belum ada warnanya jadi yang kelihatan hanya bordernya (outline) saja.

4. Masih pada lingkaran pertama (lingkaran yang besar) pilih/seleksi dengan mengklik lingkaran tersebut kemudian pada tool box pilih interactive fill tool
 

lihat gambar berikut :

5. lingkaran pertama (yang besar)  sudah selesai kita beri warna, kemudian kita akan warnai lingkaran yang kecil, pilih/ klik lingkaran kedua tsb (yang kecil) kemudian sama seperti cara sebelumnya untuk memberi warna klik icon fill > pilih fountain fill
6. kemudian pada type warna pilih radial dan atur warnanya seperti gambar berikut :

kemudian pilih ok.
7. Masih pada linkaran kedua klik untuk menyeleksi/memilih lingkaran kedua (lingkaran keci) tsb kemudian pada tool box tekan icon interactive fill tool
 
kemudian bikin agar warna lingkaran tersebut sperti berikut :
 
ok selesei, kemudian kita lihat masih ada outline/border pada kedua sisi lingkaran, kita hilangkan outline/border tersebut dengan cara klik/seleksi kedua gambar tersebut, lihat gambar berikut :

 8. Sekarang yang akan kita lakukan adalah membuat bagian depan logo Sony Ericsson (lingkaran yang bewarna silver). Pertama copilah lingkaran yang besar dengan menyeleksi lingkaran tsb kemudian tekan CTRL+C kemudian paste (CTRL+V) . Maka lingkaran yang besar akan dicopy dan hasil copy akan berada di paling depan menutupi kedua lingkaran yang sebelumnya. Warnailah lingkaran tersebut dengan warna silver dan type warna adalah radial. lihat gambar berikut :


 Setelah itu dengan menggunakan interactive fill tool


buatlah agar warna seperti berikut :


9. kemudian kita akan melubangi lingkaran tersebut dengan bentuk lubang seperti berikut :

buatlah gambar seperti diatas dengan menggunakan bezier tool
 
 jika anda kesulitan membuat bentuk seperti diatas agar mudah lakukan saja dengan teknik tracing, caranya dengan mengimpor (pilih file > import) gambar logo Sony Ericsson kemudian dengan menggunakan bezier salinlah bentuknya seperti gambar berikut :
 
teknik diatas disebut Tracing

setelah hasil tracing jadi, hapuslah gambar logo Sony Ericsson dan yang tersisa adalah gambar/shape hasil tracing tadi..
 
Gambar tracing tersebut masih terdiri dari 2 bagian (2 object gambar) maka kita harus menyatukan kedua gambar tersebut dengan menggunakan weld. Seleksilah 2 object gambar hasil tracing tadi kemudian tekan ikon weld untuk menyatukannya (menjadikan 1 object).


kedua object gambar telah menyatu menjadi 1 object, kemudian taruhlah gambar/object hasil gambar tracing tersebut diatas lingkaran silver (lingkaran ke-3 yang kita buat sebelumnya). Kemudian kita lubangi lingkaran silver tersebut dengan bentuk lubang adalah object yang kita buat dengan cara tracing tadi, cara melubanginya adalah dengan menyeleksi kedua object (object lingkaran silver dan object hasil tracing tadi) kemudian tekan ikon back minus front ,seperti gambar berikut :

 

setelah kita tekan/klik ikon back minus front maka lingkaran bewarna silver akan terlubangi oleh object diatasnya (object hasil tracing tadi) dan lingkaran-lingkaran hijau sebelumnya akan terlihat karena lingkaran silver tersebut berlubang. dan hasilnya seperti berikut :


kemudian ada object yang perlu kita tambahkan liat gambar berikut :
 

terakhir kita tambahkan tulisan Sony Ericsson




Logo Asabri

Add Comment
Perusahaan Perseroan (Persero) PT ASABRI atau disingkat PT ASABRI (Persero) , adalah sebuah BUMN yang bergerak dibidang Jasa Asuransi Sosial tetapi khusus untuk menyantuni Prajurit TNI, Anggota Polri, PNS DEPHAN dan POLRI. Untuk mereka yang gugur dalam tugas ada santunan bernama Santunan Risiko Kematian Khusus atau SRKK dan terhitung mulai tanggal 1 Januari 2009 bagi prajurit TNI dan Anggota Polri yang gugur atau tewas dalam tugas negara diberikan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) sebesar Rp 60.000.000,-


Fungsi PT ASABRI

  1. Menyelenggarakan usaha dan kegiatan di bidang pengelolaan manajemen risiko,keuangan, dan pelayanan Program Asuransi Sosial dan Pembayaran Pensiunan
  2. Menyusun Rencana Jangka Panjang Perusahaan
  3. Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan Rencana Kerja dan Anggaran Bagian Pensiun (RKA Bagpens)
  4. Mengelola administrasi peserta Asabri, pensiunan prajurit TNI, anggota POLRI dan PNS DEPHAN/POLRI
  5. Menyelenggarakan pembayaran manfaat santunan sesuai dengan perhitungan aktuaria dan pembayaran pensiunan prajurit TNI,anggota POLRI, dan PNS DEPHAN/POLRI
  6. Menyelengarakan pembayaran pensiunan prajurit TNI,anggota POLRI, dan PNS DEPHAN/POLRI sesuai dengan Undang-Undang, Peraturan Pemerintah,dan Keputusan Menteri Keuangan terkait
  7. Mengelola investasi dana dan pengembangan usaha
  8. Menyelanggarakn pembinaan administrasi umum, organisasi,tata kerja, personel,materiil, keuangan, peraturan, hubungan masyarakat, pengamanan, dan pengolahan data.
  9. Menyelenggarakan pengawasan dan pengendalian seluruh aspek oraganisasi perusahaan
  10. Menyusun dan menyampaikan laporan pertanggung jawaban hasil usaha tahunan serta laporan lainnya

Dasar Hukum PT ASABRI (Persero)

  1. Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 1992 Tanggal 11 Februari 1992 tentang Usaha Perasuransian (Lembaran Negara RI Tahun 1992 Nomor 13, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 3467).
  2. Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1995 Tanggal 7 Maret 1995 tentang Perseroan Terbatas (Lembaran Negara RI Tahun 1995 Nomor 13, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 3587).
  3. Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2003 Tanggal 19 Juni 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (Lembaran Negara RI Tahun 2003 Nomor 70, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4297).
  4. Peraturan Pemerintah Nomor : 67 Tahun 1991 tentang Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Lembaran Negara RI Tahun 1991 Nomor 87).
  5. Peraturan Pemerintah Nomor : 68 Tahun 1991 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Umum (Perum ASABRI menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
  6. Akta Muhani Salim, SH Notaris di Jakarta, Nomor 201, tanggal 30 Desember 1992 tentang pendirian dan Anggaran Dasar Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, yang telah diperbaiki dengan Akta Erni Nasution , SH Notaris Pengganti di Jakarta, Nomor : 40 tanggal 09 Juni 1993 dan telah diperbaiki kembali Akta 09 Juni 1993 dan telah diperbaiki kembali Akta Muhani Salim,SH Nomor : 19 tanggal 06 Maret 1998 dan telah diadakan pembetulan kembali dengan Akta Notaris Nomor 6 tanggal 17 Februari 2005 di depan Notaris Muhani Salim, SH di Jakarta

Produk

  1. Santunan Asuransi (SA)Santunan yang diberikan kepada para peserta yang diberhentikan dengan hak pensiun/ tunjangan bersifat pensiun
  2. Santunan Nilai Tunai Asuransi (SNTA)Santunan yang diberikan kepada para peserta yang diberhentikan tanpa hak pensiun/ tunjangan bersifat pensiun
  3. Santunan Risiko Kematian (SRK)Santunan yang diberikan kepada para peserta yang meninggal dalam dinas aktif.
  4. Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK)Santunan yang diberikan kepada peserta yang gugur/tewas dalam menjalankan tugas negara
  5. Santunan Biaya Pemakaman (SBP)Santunan yang diberikan kepada para peserta pensiunan yang meninggal dunia.
  6. Santunan Cacat Karena Dinas (SCKD)Santunan yang diberikan kepada peserta akibat tindakan langsung lawan maupun bukan tindakan langsung lawan dan atau dalam tugas kedinasan bagi Prajurit TNI
  7. Santunan Cacat Bukan Karena Dinas (SCKBD) Santunan yang diberikan kepada peserta yang terjadi dalam masa kedinasan bagi prajurit TNI,anggota POLRI, dan Pegawai Negeri Sipil DEPHAN/POLRI
  8. Santunan Biaya Pemakaman Isteri/Suami (SBPI/I) Santunan yang di berikan kepada peserta ASABRI aktif/Pensiunan Peserta/Ahli Waris, dalam hal Isteri/Suami Peserta/ Pensiunan peserta meninggal dunia
  9. Santunan Biaya Pemakaman Anak (SBPA) Santunan yang diberikan kepada peserta dalam hal Anak Peserta/Pensiunan Peserta meninggal dunia

Pemegang saham

Pemerintah RI= 100.00 %

Personalia

Komisaris

  • Letjen TNI (Mar) Safzen Noerdin, S.I.P = Komisaris Utama
  • Marsda TNI Agus Mudigdo, S.E. = Komisaris
  • Brigjen Pol (Pur) Drs. R.Eddy Karnadi = Komisaris
  • Suryanto = Komisaris

Direksi

  • Mayjen TNI (Pur) Adam R Damiri = Direktur Utama
  • H. M. Fahlevi,SH, MSc, M.M = Direktur SDM dan Umum
  • Toni Suharto QIP. = Direktur Operasi
  • Bachtiar Effendi, Ak. = Direktur Keuangan

Jumlah pekerja per Juli tahun 2008

  • Tenaga Kerja Tetap = 291
  • Tenaga Kerja Tidak Tetap = 80
  • Jumlah total tenaga kerja = 371
dikutip dari Wikipedia