Request Logo by Novi ALim Murdani
1. Dhuadja Korem 121 Alambhana Wanawwai
Terdiri dari dua bagian sebagai berikut:
a. Bendera tertukis.
b. Bendera.
II. Bendera tertulis.
a. Bentuk dan lukisan:
Berbentuk
segi empat panjang berukuran 60 x 90 cm dibuat dari kain beludru hitam
pekat sebagai dasar dan jumbai-jumbainya berwarna kuning emas panjang 7
cm.
b. 1. Lukisan-lukisan:
a) Pada sisi kiri (dilihat dari sipembawa) terlukis lambang Kodam XII Tandjungpura.
b) Pada sisi kanan (dilihat dari sipembawa) terlukis lambang Korem 121 ALAMBHANA WANAWWAI.
2.
Lukisan lambang Korem 121 yang dikelilingi sebelah kiri bunga padi 17
(tujuh belas) buah dan sebelah kanan bunga kapas berjumlah 7 (tujuh)
buah, saling bertemu pada bintang bersudut 5 (lima) di tengah-tengah
sebelah atas.
3. Di dalam lingkaran padi dan kapas terdapat lukisan rantai Cirkel Vermig (temu gelang).
4.
Di dalam rantai temu gelang terdapat bulatan dengan dasar biru muda
dimana di dalamnya terdapat gambar-gambar hutan, pohon-pohon kelapa,
karet dan air.
5. Di tengah-tengah bulatan terlukis sebuah perisai (telabang) yang tegak lurus di tengah-tengah.
6. Di bawah lukisan tersebut terdapat pita kuning dengan huruf (sloka): ALAMBHANA WANAWWAI.
c. Tata Warna: Hitam, Merah, Kuning, Putih Hijau dan Biru.
d. Arti dan makna lukisan serta tulisan:
1. 17 Padi dan 7 Kapas.
a)
Umum: Padi dan Kapas adalah lambang sandang dan pangan atau kemakmuran
dengan maksud: Kodam XII Tandjungpura dengan segala kemampuannya
berusaha untuk membangun/ memakmurkan daerah Kalimantan Barat.
b)
Kusus: 17 Padi dan 7 Kapas dirupakan sebagai ciri khusus dari
lambang-lambang Kodam XII Tandjungpura yang bermakna hari dan bulan
lahirnya Kodam XII Tandjungpura yang setiap tahunnya diperingati ialah
tanggal 17 bulan 7 (Juli).
2.
Bintang bersudut lima terletak di tengah dan paling tinggi melambangkan
landasan perjuangan dan landasan revolusi yang harus selalu diagungkan
dan berdiri di atas segalanya ialah Pancasila yang menjiwai segala
pembinaan keseluruhan.
3. Rantai temu gelang: mempunyai arti sesuatu pembinaan yang continue.
Dihubungkan dengan gambar-gambar hutan, pohon dan air yang merupakan
ciri khusus wilayah Kalimantan Barat diartikan keseluruhan suatu
pembinaan wilayah yang continue.
4.
Gambar-gambar hutan, pohon-pohon karet, kelapa dan air menonjolkan
penghasilan-penghasilan yang cukup dari wilayah Kalimantan Barat ialah
hasil-hasil hutan, karet, kopra dan ikan.
5.
Perisai Tameng di tengah-tengah: melambangkan sesuatu pertahanan yang
bermakna daerah Kalimantan Barat dengan segala dana dan daya (funds and forces) sanggup mempertahankan wilayahnya dengan secara berdikari.
6. Pita dengan huruf-huruf (seloka): ALAMBHANA WANAWWAI.
ALAMBHANA : Kesanggupan.
WANAWWAI : Hutan dan Air.
Dengan arti letterlyknya: Kesanggupan di Hutan dan di Air.
e. Arti Warna: 1. Hitam : Kesaktian, keabadian.
2. Merah : Keberanian.
3. Kuning: Keperwiraan, keagungan.
4. Putih : Kesucian.
5. Hijau : Kesuburan.
6. Biru : Kesetiaan.
f.
Kesimpulan dari keseluruhan: Korem 121 Alambhana Wanawwai Kodam XII
Tandjungpura adalah suatu kesatuan yang bertugas membina wilayah secara continue
dan dengan segenap hasil wilayah dan segala dana dan daya sanggup
mempertahankan diri dengan cara berdiri di atas kaki sendiri dan
disamping itu dengan segala kemampuannya ikut berusaha membina
kemakmuran wilayah Kalbar.
dikutip dari : http://korem121abw.mil.id/index.php/2012-10-29-13-25-31/dhuaja
0 Komentar