Logo Baru Kementerian BUMN 2015

Senin 13 April 2015 menjadi hari yang bersejarah dalam perjalanan Kementerian BUMN. Tidak hanya karena pada hari itu, kantor pimpinan Menteri Rini M Soemarno ini menyelenggarakan Peringatan HUT ke-17 Kementerian BUMN, namun juga adanya peluncuran logo baru. Tepat di usia yang menanjak dewasa bagi seseorang. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Panitia, ini adalah kali ketiga Kementerian BUMN merayakan hari jadinya sepanjang 17 tahun usia.

Selain Menteri BUMN Rini M. Soemarno, turut hadir para Menteri BUMN periode sebelumnya yakni Tanri Abeng, Sugiharto, Mustafa Abubakar serta Sofyan Djalil yang saat ini menjabat sebagai Menko Perekonomian. Tanri Abeng didaulat memberikan sambutan sebagai Menteri BUMN pertama mewakili para Menteri BUMN sebelumnya. Dalam sambutannya, Tanri mempertanyakan mengapa kata “Pendayagunaan” hilang dari nama Kementerian BUMN. Pada masa kepemimpinannya, Kementerian ini bernama Kementerian Pendayagunaan BUMN. “Padahal esensi kinerja Kementerian BUMN terdapat pada kata tersebut,” katanya.
Tanri menuturkan pengalamannya di tahun 1998 ketika pertama kali ditunjuk oleh Soeharto. Kala itu, dia dilantik namun tidak memiliki kantor maupun staf yang tetap. Tanri memulai perjalanan Kementerian BUMN dari nol, dengan membangun timnya sendiri hingga bergabunglah Sofyan Djalil sebagai Staf Ahli beliau kala itu. “Karena Sofyan berani menghadapi demo BUMN lah makanya kita bisa ada sampai sekarang,” candanya disambut tawa tamu undangan. Mengingat pencapaian-pencapaian yang sudah diraih Kementerian dan BUMN hingga sekarang, Tanri percaya Menteri BUMN yang dipilih oleh Presiden Joko Widodo ini dapat membawa Kementerian BUMN ke arah yang lebih baik lagi.
Pada kegiatan itu, dilaksanakan prosesi potong tumpeng oleh Menteri BUMN yang diserahkan kepada Menteri BUMN periode sebelumnya, Sekretaris Kementerian yang pertama Bacelius Ruru, serta pegawai yang paling senior dan junior di Kementerian BUMN, yaitu Harry Susetyo dan Yudha Praja.
Puncak acara ditandai dengan adanya peluncuran logo baru Kementerian BUMN. Logo ini mengusung empat komponen yang terdiri dari bulatan kanan atas, lingkaran yang bergerak dinamis ke atas, panah ke atas, dan “Sinergi”.  Bulatan kanan atas menggambarkan cita-cita sebagai BUMN Kelas Dunia yang bermartabat dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Lingkaran yang bergerak dinamis ke atas menggambarkan Bumi Pertiwi Indonesia dengan segala kekayaan sumberdaya yang dimiliki, dimana pergerakannya memberi energi perubahan dan kekuatan peradaban bangsa. Panah ke atas melambangkan  pertumbuhan, perkembangan, dan kemajuan yang berkelanjutan. “Sinergi” digambarkan dalam dua insan berbeda warna yang bergerak dinamis dan bekerja sama dalam membangun kedaulatan bangsa dan kejayaan negeri.
Warna kuning oranye merupakan simbol warna matahari, yang menggambarkan energi bagi dunia. Warna oranye melambangkan etos dan semangat kerja setiap insan Kementerian BUMN, untuk dapat berperan  sebagai sumber energi transformasi BUMN menuju ”World Class Company”, demi kesejahteraan masyarakat. Warna biru menggambarkan karakter utama dalam bekerja setiap insan Kementerian BUMN, yakni kerja cerdas, kerja keras, dilandasi kerja ikhlas, sehingga menghasilkan karya yang berkualitas, menjadi dasar tata kelola organisasi yang baik di lingkungan Kementerian BUMN. Dirgahayu Kementerian BUMN!!
Sumber Artikel : http://bumn.go.id/
Previous
Next Post »
0 Komentar