Latest Artikel :

SEJARAH ISLAM DI TIMOR Nusa Tenggara Timur (NTT)

yusuf manu manu wrote: SEJARAH ISLAM MASUK KE PULAU TIMOR NTT

Usif Gunawan Isu dalam Islamisasi Timor Tengah Selatan(TTS) Nusa Tenggara Timur (NTT).

OLeh : M YUSUF MANU

Pulau Timor secara geografis terletak dibagian Selatan Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebahagian besar penduduk daerah, selain kota Kupang baru mengenal agama Islam. Peradaban baru misalnya ilmu pengetahuan dan tehnologi, belum banyak mempengaruhi penduduk. Demikian juga, pada umumnya penduduk daratan Pulau Timor, Agama Islam merupakan hal baru. Karena agama Islam masuk belakangan ke pulau Timor, bila dibandingkan dengan agama-agama lain seperti: Nasrani (Kristen Protestan, Kristen Katolik) yang duluan masuk dan berkembang di pulau Timor NTT.

Hal ini tidak terlepas dari peran serta campur tangan pemerintah kolonial, dalam proses penyebaran Agama serta peran para tokoh penyebar agama Nasrani (Missionaris), yang dikembangkan oleh orang portugis dan VOC Belanda. Para Missiorais dalam melakukan kegiatan misionarisnya tersistemik dan teroganisir, tertata rapih serta didukung oleh slogan imperialisme kuno yang terkenal Gold,Glory dan Gospel sampai dengan saat ini masih sangat eksis dalam menjalankan misi mereka, bahkan saat ini Misionaris tersebesar di Indonesia semua berkiblat di NTT. Akan tetapi dewasa ini, para da'i dan da'iah juga gencar untuk berdakwah disana, dengan membina umat Islam yang tadinya berasal dari muallaf.

Awal mula proses masuk dan berkembangnya agama Islam di pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT), diperankan oleh para pedagang yang dalam melakukan proses Islamisasi lebih bersifat individu dan kurang terorganisir. Para perintis agama islam baik para pedagang, ulama dan tokoh masyarakat, sayangnya belum tergerak untuk mewujudkan berdirinya lembaga sosial agama Islam dan lembaga pendidikan sebagai penunjang utama penyebaran agama Islam.

Agama Islam pertama kali masuk kepulau Timor, khususnya didaerah pedalaman yakni diwilayah kerajaan Wewiku dibelu daerah perbatasan dengan Negara Timor Leste. Berbeda dengan daerah-daerah lainnya di propinsi NTT dan Indonesia pada umunya, yang mana proses masuk dan berkembangnya Islam banyak terputus (terpusat), dipesisir pantai.

Proses masuknya islam dipedalaman pulau Timor terkait dengan ekspedisi kerajaan Gowa sekitar 1641 kerajaan gowa yaitu saat itu dijabat oleh Raja Tallo bernama kraeng patinggalong.

Perkembangan Islam dipedalaman pulau Timor khususnya Timor Tengah Selatan, NTT tidak terlepas dari peran Usif Isu, (Raja Isu) pada tahun 1967. Putra dari Usif Isu yakni Gabrial Isu, seorang fetor (Raja Lokal) dari kefetoran Noebunu sebelumnya Fetor Noehambet yang mengantikan ayahnya Leonard Isu dan adiknya Hendrik menjadi kefetoran Noehanbet mengantikan kakanya.

Setelah mendengar dakwah Islam yang dilakukan serombongan mubaliq yang datang ke Pulau Timor, beliau penasaran dan ingin untuk tahu lebih jauh, sebenarnya apa yang dilakukan para muballiqh tersebut sehingga terjadi pertemuan dan dilanjutkan dengan dialog antar para mubalig dan Raja Isu yang isi dialognya. Diantara dialog yang terjadi antara Raja Isu dengan para muballigh adalah tentang empat hal yaitu:

"Didunia ini ada empat kejadian (penciptaan) Nabi Adam", yaitu:

1. Tidak punya ayah dan tidak punya ibu,
2. Punya ayah tapi tidak punya ibu
3. Punya Ibu tapi tidak punya ayah
4. Punya ayah dan punya Ibu berarti sempurna

Sedangkan dialog yang kedua adalah tentang Al-Qur'an dengan tulisan arab seperti cakar ayam tapi tidak berubah didaerah manapun tetap seperti itu, sedangkan tulisan Kitab Injil, di agama yang saya anut (Kristen); Kata (Raja), ketika didaerah lain maka bahasanya akan berubah sesuai dengan daerah tersebut. Karena selalu berubah bahasanya sesuai dengan daerah tersebut.

Kemudian para mubalig bertanya kepada Raja kalau diagama yang bapak anut saat ini ada berapa Tuhan? Beliau menjawa; Allah Bapa, Anak Allah dan Roholkudus, maka lanjut para mubalig; "Kalau seandainya Tuhan menginginkan sesuatu terjadi hari ini maka harus bermsyawarah dulu dan kalau mencapai kata mufakat baru bisa terjadi sesuatu tapi kalau tidak maka akan terjadi kekacauan karena masing-masing mempertahankan pendapatnya.

Dan dialog yang terakhir adalah ketika Tuhan Yesus disalibkan diatas kayu salib dia berdo'a kepada Tuhannya namanya Tujuh perkataan Tuhan Yesus diatas kayu salib yang bunyi yang keempat adalah Ele-ele lama sabaktaani artinya ya Allahku-ya Allahku mengapa engkau tinggalkan daku, lanjut para mubaliq, kalau betul dia Tuhan mengapa dia harus berdo'a dan meminta lagi kepda tuhan ? Berarti masih ada Tuhan yang lain". Atas dasar itulah Raja Gabrial isu dan adiknya dengan kesadaran sendiri secara suka rela memutuskan untuk masuk islam,dan mengucapkan dua kalimat syahadat yang lansung dituntun oleh para mubaliq tersebut. Peristiwa ini mengawali perubahaan wajah keagamaan dan proses perkembangan Agama Islam dipulau Timor NTT hingga dewasa ini.

Masuknya kedua Usif Isu keagama Islam kemudian diikuti oleh seluruh keluarga dan beberapa Tamuku (Kepala Desa) dan seluruh masyarakat yang loyal kepadanya. Gelombang perpindahan agama dari agama Kristen keagama Islam sangat pesat hingga mencapai 15.000 jiwa ini sangat mengemparkan dipulau Timor. Hal ini menambah rasa benci oleh lawan-lawan politiknya. Usif Gabrial Isu, Nama Islamnya Gunawan Isu, yang sebelumnya tidak senang padanya terutama para tokoh penyebar agama kristen (misionaris).

Gabrial Isu berganti nama menjadi Gunawan Isu sebagai putra tertua (putra mahkota) yang menggantikan ayahnya maka dalam sistem kerajaan ia bertangungjawab penuh terhadap setiap permasalahan kerajaan( Sonaf) yang dipimpinnya.

Beliau tetap memperjuangkan dan mengembangkan tegaknya agama islam dengan berbagai resiko dan pengorbanan sebagai konsekuensi yang harus diterimanya yang saat itu beliau menjabat Camat sedangkan adiknya menjabat DPRD dikabupaten TTS, akan tetapi langsung dipecat dari jabatanya karena memeluk agama Islam dan saat penyikutnya mengikuti langkah beliau bukan karena paham akan kebenaran Islam akan tetapi pengaruh Rajanya.

Sebagai seorang muallaf yang minim pengetahuannya tentang agama islam bukan hal yang mudah baginya untuk memberikan pembinaan terhadap para muallaf dan mengembangkan agama islam adalah bukan hal yang mudah,sadar akan hal tersebut maka beliau melalui para Mubaliq/ Misi Islam di Jakarta, beliau mengajak bekeja sama, Usif Gunawan Isu untuk mengirim 17 0rang kader pelajar Timor untuk belajar agama Islam ke pulau Jawa. Para kader ini untuk belajar agama Islam yang diharapkan dikemudian hari bisa membina para muallaf /umat islam pulau timor NTT. Kemudian beliau di berangkatkan untuk menunaikan ibadah haji.

KURANG PEMBINAAN

Tidak adanya pembinaan terhadap para muallaf pada saat itu sehinnga terjadinya penyusutan hingga 50% melalui proses deislamisasi dan pemurtadan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak senang terhadap islam,sebagai akibat dari kuarngnya tenaga pembina terhadap masyarakat islam. Maka peristiwa ini baru teratasi setelah kembalinya beberapa orang kader dari 17 kader yang pernah dikirim oleh Usif Gunawan Isu ke Pulau Jawa untuk belajar Islam, dengan mendirikan Pondok Pesantern Miftahuddien Oe,Ekam sebagai Pesanteren pertama di Pulau Timor NTT oleh beberapa kader pelajar Timor yang pernah dikirim untuk memperdalam agama islam dan sebagai wadah pembinaan para muallaf/umat islam Timor,

Besama Usif Gunawan Isu semasa hidupnya, para kadernya terus mengembangkan agama islam dipulau timor hingga akhir hayatnya. Dan wadah yang pertama kali digagas oleh para kadernya yang dikirim oleh Usif Gunawan Isu adalah Ikatan Pelajar & Mahasiswa Timor (IPMAT). Demikian sekilas sejarah masuk islam dipulau Timor NTT. Dan kini organisasi IPMAT sangat berkaitan dengan sejarah Islam masuk di pulau Timor NTT, berdiri tegak di Cibubur Jakarta Timur dan kini para kadernya tersebar di berbagai macam tingkatan pendidikan yaitu, pelajar Pondok Pesantren dan Perguruan Tinggi Negeri Islam dan Swasta di Pulau Jawa.

Kami dapat dijumpai dialamat berikut ini

1. Sekretariat IPMAT (Ikatan Pelajar dan Mahasiswa) NTT

Alamat : Jalan Raya PKP, Gang Melati. Nomor 38 RT 012 RW 09 Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur. Kontak person, Ketua Umum (Koordinator Pelajar dan Mahasiswa Timor), Yusuf Manu. HP : 081386644060

2. Pondok Pesantren Miftahuddin, Oe' Ekam

Alamat : Jalan Utama, Oe' Ekam. Kecamatan Amanuban Timur Kabupaten Timor Tengan Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT). Telephon : 0388-22879, atau HP : 081381856543 (Direktur Pondok Pesantren Miftahuddin Oe' Ekam dan Ketua MUI TTS)

By Yusuf Manu (ketua umum Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Timor-IPAMT)periode 2004-2007.angkatan Kelima dari para kader yang dikirimoleh Raja Gunawan Isu.masuk islam pada tahun !2000.

Perhatian: pesan yang diteruskan sudah dilampirkan.
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! AnswersDate: Wed, 5 Dec 2007 22:23:48 +0700 (ICT)
From: yusuf manu manu
Subject: Terusan: Islam Di Timor NTT
To: Assolipele@yahoo.com ([email]Assolipele%40yahoo.com[/email])

SEJARAH ISLAM MASUK KE PULAU TIMOR NTT

Usif Gunawan Isu dalam Islamisasi Timor Tengah Selatan(TTS)hupang NTT 1967-1994

OLeh M YUSUF MANU
Pulau Timor dimana terletak bagian selatan ibu kota propensi Nusa Tenggara Timur NTT,yaitu merupakan Daerah yang baru mengenal peradaban dan ilmu pengetahuan dan tehnollogi,terutama islam,Islam merupakan agama yang belakangan masuk ke pulau Timor, bila dibandingkan dengan agama-agama lain seperti: Nasrani(kristen protestan,kristen katolik)yang duluan masuk dan berkembang di pulau Timor NTT,hal ini tidak terlepas dari proses penyebaran dan peran para tokoh penyebar agama Nasrani tersebut,yang dikembangkan oleh orang portugis dan VOC Belanda yang dalam melakukan kegiatan misionarisnya tersistemik dan teroganisir, tertata rapih serta didukung oleh slogan imperialisme kuno yang terkenal Gold,Glory dan Gospel sampai dengan saat ini masih sangat eksis dalam menjalankan misi mereka bahkan saat ini Misionaris tersebesar di Indonesia semua bepusat di NTT,akan tetapi para da'i dan da'iah juga gencar untuk berdakwah disana.
proses masuk dan berkembangnya agama Islam di pulau Timor Nusa Tenggara Timur diperankan oleh para pedagang yang dalam melakukan proses Islamisasi lebih bersifat individu dan kurang terorganisir,para perintis agama islam baik para pedagang,ulama dan tokoh masyarakat belum tergerak untuk mewujudkan berdirinya lembaga sosial agama Islam dan lembaga pendidikan sebagai penunjang utama penyebaran agama Islam,
Agama Islam pertama kali masuk kepulau Timor didaerah pedalaman yakni diwilayah kerajaan Wewiku dibelu daerah perbatasan dengan Negara Timor Leste TIM-TIM berbeda dengan daerah-daerah lainnya di propinsi NTT dan Indonesia pada umunya yang mana proses masuk dan berkembang nya Islam banyak terputus dipesisir pantai,
Proses masuknya Islam dipedalaman pulau Timor terkait dengan ekspedisi kerajaan Gowa sekitar 1641 kerajaan gowa yaitu saat itu dijabat oleh Raja Tallo bernama kraeng patinggalong,
Perkembangan Islam dipedalaman pulau Timor khususnya Timor Tengah Selatan,NTT tidak terlepas dari Usif Isu,(Raja Isu)pada thn 1967anak dari Usif Isu yakni Gabrial Isu seorang fetor (Raja Lokal) dari kefetoran Noebunu sebelumnya Fetor Noehambet yang mengantikan ayahnya Leonard Isu dan adiknya Hendrik menjadi kefetoran Noehanbet mengantikan kakanya,setelah mendengar dakwah yang dilakukan serombongan mubaliq yang datang ke pulau Timor Beliau penasaran dan ingin untuk lebih tau sebenarnya apa yang dilakukan para mubaliq tersebut sehingga terjadi pertemuan dan dilanjutkan dengan dialog antar para mubalig dan Raja Isu yang isi dialognya adalah yang dipertayakan oleh sang Raha adalah tulisan arab seperti cakar ayam tapi tidak pernah berubah didunia manapun tetap sama sedangkan tulisan di Alkitab ketika berada didaerah akan berubah sesuai dengan daerah tersebut sehingga akan midah dirubah sesuai dengan kebutuhan,sedangkan dialog yang berikutnya adakah: Didunia ini ada empat
kejadian yaitu:pertama
I.tidak punya ayah dan tidak punya ibumaksudntnya Allah pertama menciptakan Nabi adam
II.punya ayah tapi tidak punya ibu,ka
III. punya Ibu tapi tidak punya ayah
IV.punya ayah dan punya Ibu berarti sempurna,
sedangkan dialog yang kedua adalah tulisan arab seperti cakar ayam tapi tidak berubah didarah manapun tetap seperti itu sedangkan tulisan diagama yang dianutoleh saya (kristen) kata (Raja)ketika didaerah lain maka bahasanya akan berubah sesuai dengan darah tersebut selalu berubah bahasanya,kemudian para mubalig bertanya kepada Raja kalau diagama yang bapak anut saat ini ada berapa tuhan beliau menjawa Allah Bapa,Anak Allah dan Roholkudus maka lanjut para mubalig kalau seandainya Tuhan menginginkan sesuatu terjadi hari ini maka harus bermsyawarh dulu dan kalau mencapai kata mufakat baru bisa terjadi sesuatu tapi kalau maka akan terjadi kekacauan karena masing-masing mempertahankan pendapatnya dan dialog yang terakhir adalah ketika tuhan Yesus disalibkan diatas kayu salib dia berdo'a kepada Tuhannya namanya Tujuh perkataan tuhan yesus diatas kayu salib yang bunyi yang keempat adalah Ele-ele lama sabaktaani artinya ya Allahku-ya Allah mengapa engkau tinggalkan daku' lanjut
mubaliq kalau betul dia Tuhan mengapa dia harus berdo'a dan meminta lagi kepda tuhan?berarti masih ada Tuhan yang lain,atas dasar itulah Raja Gabrial isu dengan kesadran sendiri secara suka rela memutuskan utk masuk islam,dan mengucapkan dua kalimat syahadat,
peristiwa ini mengawali perubahaan wajah keagamaan dan proses perkembangan Agama Islam dipulau Timor NTT.

Masuknya kedua Usif Isu keagama Islam kemudian diikuti oleh seluruh keluarga dan beberapa Tamuku(Desa)dan seluruh masyarakat yang loyal kepadanya.Gelombang perpindahan agama dari agama kristen keagama Islam sangat pesat hingga mencapai 15.000 jiwa ini sangat mengemparkan dipulau Timor,hal ini menambah rasa benci oleh lawan-lawan politiknya Usif Gabrial Isu Nama Islamnya Gunawan Isu yang sebelumnya tidak senang padanya.

Gabrial Isu berganti nama menjadi Gunawan Isu sebagai putra tertua (putra mahkota)yang menggantikan ayahya maka dalam sisitem kerajaan ia bertangungjawab penuh terhadap setiap permasalahan kerajaan(sonaf)yang dipimpinnya.

Beliau tetap memperjuangkan dan mengembangkan tegaknya agama islam dengan berbagai resiko dan pengorbanan sebagai konsekunsi yang harus diterima nya yang saat itu beliau menjabat Camat sedangkan adiknya menjabat DPRD dikabupaten TTSakan tetapi langsung dipecat dari jabatanya karena memeluk agama Islam dan saat penyikutnya mengikuti langkag beliau bukan karena islam tapi pengaruh Rajanya.

Sebagai seorang muallaf yang minim pengetahuannya tentang agama islam bukan hal yang mudah baginya untuk memberikan pembinaan terhadap para muallaf dan mengembangkan agama islam adalah bukan hal yang mudah,sadar akan hal tersebut maka beliau melalui para Mubaliq/ Misi Islam dijakarta mengajak bekeja sama,Usif Gunawan Isu untuk mengirim 17 0rang kader pelajar Timor ke pulau Jawa untuk belajar agama islam yang diharapkan dikemudian hari bisa membina para muallaf /umat islam pulau timor NTT.

Tidak adanya pembinaan terhadap para muallaf pada saat itu sehinnga terjadinya penyusutan hingga 50%melalui proses deislamisasi dan pemurtadan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak senang terhadap islam,sebagai akibat dari kuarng nya tenaga pembina terhadap masyarakat islam,maka peristiwa ini baru teratasi setelah kembalinya beberapa orang kader dari 17 kader yang pernah dikirim oleh Usif Gunawan Isu kepulau Jawa untuk belajar Islam,dengan mendirikan Pondok Pesantern Miftahuddien Oe,Ekam sebagai Pesanteren pertama di Pulau Timor NTT oleh beberapa kader pelajat Timor yang pernah dikirim untuk memperdalam agama islam dan sebagai wadah pembinaan para muallaf/umat islam timor,

besama Usif Gunawan Isu mengembangkan agama islam dipulau timor hingga akhir hayatnya.dan wadah yang pertama kali digagas oleh para kadernya yang dikirim oleh Usif Gunawan Isu adalah Ikatan Pelajar & Mahasiswa Timor (IPMAT).Ustd begitulah sekilas awalnya Islam masuk dipulau Timor -NTT.dan organisasi IPMAT sangat berkaitan dengan sejarah Islam masuk di pulau Timor NTT.

By Yusuf Manu (ketua umum Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Timor-IPAMT)angkatan Kelima dari para kader yang dikirimoleh Raja Gunawan Isu.masuk islam pada tahun !996-1997.Tolong dibenarin redaksinya Bang.terima kasih

Perhatian: pesan yang diteruskan sudah dilampirkan.
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! AnswersDate: Tue, 16 Oct 2007 21:40:00 +0700 (ICT)
From: yusuf manu manu
Subject: Islam Di Timor NTT
To: yusuftimor@yahoo.co.id ([email]yusuftimor%40yahoo.co.id[/email])

SEJARAH ISLAM MASUK KE PULAU TIMOR NTT

Usif Gunawan Isu dalam Islamisasi Timor Tengah Selatan(TTS) 1967-1994

OLeh M YUSUF MANU
Pulau Timor dimana terletak bagian selatan ibu kota propensi Nusa Tenggara Timur yaitu merupakan Daerah yang baru mengenal peradaban dan ilmu pengetahuan dan tehnollogi,Islam merupakan agama yang belakangan masuk ke pulau Timor, bila dibandingkan dengan agama-agama lain seperti: Nasrani(kristen protestan,kristen katolik)yang duluan masuk dan berkembang di pulau Timor NTT,hal ini tidak terlepas dari proses penyebaran dan peran para tokoh penyebar agama Nasrani tersebut,yang dikembangkan oleh orang portugis dan VOC Belanda yang dalam melakukan kegiatan misionarisnya tersistemik dan teroganisir, tertata rapih serta didukung oleh slogan imperialisme kuno yang terkenal Gold,Glory dan Gospel sampai dengan saat ini masih sangat eksis dalam menjalankan misi mereka bahkan saat ini Misionaris tersebesar di Indonesia semua bepusat di NTT,akan tetapi para da'i dan da'iah juga gencar untuk berdakwah disna.
proses masuk dan berkembangnya agama Islam di pulau Timor Nusa Tenggara Timur diperankan oleh para pedagang yang dalam melakukan proses Islamisasi lebih bersifat individu dan kurang terorganisir,para perintis agama islam baik para pedagang,ulama dan tokoh masyarakat belum tergerak untuk mewujudkan berdirinya lembaga sosial agama Islam dan lembaga pendidikan sebagai penunjang utama penyebaran agama Islam,
Agama Islam pertama kali masuk kepulau Timor didaerah pedalaman yakni diwilayah kerajaan Wewiku dibelu daerah perbatasan dengan Negara Timor Leste berbeda dengan daerah-daerah lainnya di propinsi NTT dan Indonesia pada umunya yang mana proses masuk dan berkembang nya Islam banyak terputus dipesisir pantai,
Proses masuknya islam dipedalaman pulau Timor terkait dengan ekspedisi kerajaan Gowa sekitar 1641 kerajaan gowa yaitu saat itu dijabat oleh Raja Tallo bernama kraeng patinggalong,
Perkembangan Islam dipedalaman pulau Timor khususnya Timor Tengah Selatan,NTT tidak terlepas dari Usif Isu,(Raja Isu)pada thn 1967anak dari Usif Isu yakni Gabrial Isu seorang fetor (Raja Lokal) dari kefetoran Noebunu sebelumnya Fetor Noehambet yang mengantikan ayahnya Leonard Isu dan adiknya Hendrik menjadi kefetoran Noehanbet mengantikan kakanya,setelah mendengar dakwah yang dilakukan serombongan mubaliq yang datang ke pulau Timor Beliau penasaran dan ingin untuk lebih tau sebenarnya apa yang dilakukan para mubaliq tersebut sehingga terjadi pertemuan dan dilanjutkan dengan dialog antar para mubalig dan Raja Isu yang isi dialognya adalah Didunia ini ada empat kejadian yaitu:pertama
I.tidak punya ayah dan tidak punya ibu
II.punya ayah tapi tidak punya ibu
III. punya Ibu tapi tidak punya ayah
IV.punya ayah dan punya Ibu berarti sempurna,
sedangkan dialog yang kedua adalah tulisan arab seperti cakar ayam tapi tidak berubah didarah manapun tetap seperti itu sedangkan tulisan diagama yang dianutoleh saya (kristen) kata (Raja)ketika didaerah lain maka bahasanya akan berubah sesuai dengan darah tersebut selalu berubah bahasanya,kemudian para mubalig bertanya kepada Raja kalau diagama yang bapak anut saat ini ada berapa tuhan beliau menjawa Allah Bapa,Anak Allah dan Roholkudus maka lanjut para mubalig kalau seandainya Tuhan menginginkan sesuatu terjadi hari ini maka harus bermsyawarh dulu dan kalau mencapai kata mufakat baru bisa terjadi sesuatu tapi kalau maka akan terjadi kekacauan karena masing-masing mempertahankan pendapatnya dan dialog yang terakhir adalah ketika tuhan Yesus disalibkan diatas kayu salib dia berdo'a kepada Tuhannya namanya Tujuh perkataan tuhan yesus diatas kayu salib yang bunyi yang keempat adalah Ele-ele lama sabaktaani artinya ya Allahku-ya Allah mengapa engkau tinggalkan daku' lanjut
mubaliq kalau betul dia Tuhan mengapa dia harus berdo'a dan meminta lagi kepda tuhan?berarti masih ada Tuhan yang lain,atas dasar itulah Raja Gabrial isu dengan kesadran sendiri secara suka rela memutuskan utk masuk islam,dan mengucapkan dua kalimat syahadat,
peristiwa ini mengawali perubahaan wajah keagamaan dan proses perkembangan Agama Islam dipulau Timor NTT.

Masuknya kedua Usif Isu keagama Islam kemudian diikuti oleh seluruh keluarga dan beberapa Tamuku(Desa)dan seluruh masyarakat yang loyal kepadanya.Gelombang perpindahan agama dari agama kristen keagama Islam sangat pesat hingga mencapai 15.000 jiwa ini sangat mengemparkan dipulau Timor,hal ini menambah rasa benci oleh lawan-lawan politiknya Usif Gabrial Isu Nama Islamnya Gunawan Isu yang sebelumnya tidak senang padanya.

Gabrial Isu berganti nama menjadi Gunawan Isu sebagai putra tertua (putra mahkota)yang menggantikan ayahya maka dalam sisitem kerajaan ia bertangungjawab penuh terhadap setiap permasalahan kerajaan(sonaf)yang dipimpinnya.

Beliau tetap memperjuangkan dan mengembangkan tegaknya agama islam dengan berbagai resiko dan pengorbanan sebagai konsekunsi yang harus diterima nya yang saat itu beliau menjabat Camat sedangkan adiknya menjabat DPRD dikabupaten TTSakan tetapi langsung dipecat dari jabatanya karena memeluk agama Islam dan saat penyikutnya mengikuti langkag beliau bukan karena islam tapi pengaruh Rajanya.

Sebagai seorang muallaf yang minim pengetahuannya tentang agama islam bukan hal yang mudah baginya untuk memberikan pembinaan terhadap para muallaf dan mengembangkan agama islam adalah bukan hal yang mudah,sadar akan hal tersebut maka beliau melalui para Mubaliq/ Misi Islam dijakarta mengajak bekeja sama,Usif Gunawan Isu untuk mengirim 17 0rang kader pelajar Timor ke pulau Jawa untuk belajar agama islam yang diharapkan dikemudian hari bisa membina para muallaf /umat islam pulau timor NTT.

Tidak adanya pembinaan terhadap para muallaf pada saat itu sehinnga terjadinya penyusutan hingga 50%melalui proses deislamisasi dan pemurtadan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak senang terhadap islam,sebagai akibat dari kuarng nya tenaga pembina terhadap masyarakat islam,maka peristiwa ini baru teratasi setelah kembalinya beberapa orang kader dari 17 kader yang pernah dikirim oleh Usif Gunawan Isu kepulau Jawa untuk belajar Islam,dengan mendirikan Pondok Pesantern Miftahuddien Oe,Ekam sebagai Pesanteren pertama di Pulau Timor NTT oleh beberapa kader pelajat Timor yang pernah dikirim untuk memperdalam agama islam dan sebagai wadah pembinaan para muallaf/umat islam timor,

besama Usif Gunawan Isu mengembangkan agama islam dipulau timor hingga akhir hayatnya.dan wadah yang pertama kali digagas oleh para kadernya yang dikirim oleh Usif Gunawan Isu adalah Ikatan Pelajar & Mahasiswa Timor (IPMAT).Ustd begitulah sekilas awalnya Islam masuk dipulau Timor -NTT.dan organisasi IPMAT sangat berkaitan dengan sejarah Islam masuk di pulau Timor NTT.

By Yusuf Manu (ketua umum Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Timor-IPAMT)angkatan Kelima dari para kader yang dikirimoleh Raja Gunawan Isu.masuk islam pada tahun !996-1997.

---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.

[Non-text portions of this message have been removed]

dikirim dari Forum Apakabar di web:http://forums.apakabar.ws
Share this article :

+ komentar + 4 komentar

Anonim
3 November 2010 01.05

asslaamu ,alaikum wr. wb.


Nama saya achmad zaenal arifin dan Alhamdulillah telah menikah dengan dengan gadis timor Muslim, namanya Siti Sarah / salma Tasib desa Oebesa oeekam , amanuban timur dan punya dua orang putra-putri.

Perjuangan anda akan kami dukung sekuat tenaga dari sini ( Sidoarjo JAWA TIMUR ) salam untuk semua warga muslim di sana..........
wassalaam.......

13 Desember 2010 07.21

Bahasanya coba diedit yang bagus. Sejarahnya pun masih kurang komplit.

19 Juni 2011 19.13

subhanallah,,menarik sekali,,sungguh ladang amal yang maha luas...
hanya saja, entah sudah berapa banyak kader dari Miftahuddin Oe-Ekam yang tidak tau jalan pulang ke Kupang...!!!!?

salam kenal untuk Bapak Achmad Zainal Arifin..."
saya Syarifuddin Al-Ghifari Natonis, sekarang saya sedang melanjutkan studi S1 saya di IDIA Al-Amien Prenduan, Sumenep, Madura.

Anonim
18 Juli 2011 08.38

Assalamu'alaikum wr wb. Salam kenal. coba ditelusuri lebih detail sejarah berdirinya kerajaan Islam di pulau timor, dan lihat juga perjanjian damai kerajaan majapahit (gajah mada dengan nusa nope) yang di tandatangani di pulau sabu.... dari situ bisa ditelusuri kelengkapan dan akurasi sejarah masuknya Islam dipulau Timor. semoga bermanfaat. billahi taufiq wall hidayah... Wassalamu'alaikum wr wb. Ahmad Ismail Fernandez

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ardi La Madi's Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger