Latest Artikel :

Studi evaluasi areal parkir kampus bagian 4

BAB IV
ANALISA PEMBUATAN LAHAN PARKIR
Setiap perjalanan memerlukan parkir kendaraan di tempat tujuan, sehingga fasilitas parkir adalah komponen terpadu dari sistem jalan. Parkir adalah salah satu pengalaman pertama bagi orang-orang ketika bepergian ke tempat tujuan. Parkir nyaman dan terjangkau dianggap sebagai tanda selamat datang. Parkir yang sulit ditemukan, tidak memadai, tidak nyaman atau mahal akan menggagalkan pengguna parkir memakai areal parkir.
4.1. Pemilihan tempat parkir dalam kampus yang ideal
Dengan melihat lahan yeng telah tersedia untuk areal parkir di lingkungan kampus Unamin dan lahan- lahan yang belum dimanfaatkan sebagai pelataran parkir. Ditemukan beberapa areal yang cukup bagus dan jauh dari ruang perkuliahan, hal itu agar suara yang dihasilkan dari kendaraan bermotor tidak mengganggu sistem perkuliahan. Lahan yang untuk dijadikan areal parkir diantaranya areal yang diapait oleh pintu masuk dan pintu keluar kampus, dengan ukuran 34,57 X 6,56 meter, kemudian areal ini sudah digunakan sebagai pelataran parkir sekarang, disamping kanan pintu keluar kampus seluas 22,7 X 15,45 meter, sebagian dari areal ini sudah dimanfaatkan sebagai pelataran parkir dan terdapat pohon kelapa sawit yang dimanfaatkan sebagai tempat berteduhnya kendaraan mahasiswa, selanjutnya areal di bawah talud depan gedung tiga perkuliahan yang telah dimanfaatkan sebagai areal parkir mobil dengan ukuran 49,5 X 6 meter, dan didaerah samping kanan jalan dalam lingkungan kampus depan gedung rektorat baru dengan ukuran 40 X 6,2 meter yang juga sekarang sudah dimanfaatkan sebagai pelataran parkir namun tidak teratur sehingga semua lahan yang ada depan gedung rektorat baru dan gedung empat perkuliahan terpakai sebagai areal parkir. Hal ini tentunya mengganggu sistem perkuliahan mahasiswa yang digedung empat tersebut.



4.2 Membuat pelataran parkir yang ideal
Pada hasil penelitian yang telah diuraikan pada bab 3 tugas akhir ini, untuk masalah ketersediaan lahan dalam kampus untuk areal parkir sebagian besar responden dan juga penulis merasa masih cukup luas untuk menampung jumlah kendaraan yang dimiliki oleh mahasiswa ataupun dosen dan pegawai kampus saat ini. Namun yang diperlukan adalah sistem penataan lahan parkir yang baik agar dapat menghemat ruang yang ada dalam kampus serta demi kelancaran lalu-lintas dalam kampus tentunya. Penelitian ini juga dimaksudkan untuk menghitung jumlah penambahan pengguna kendaraan bermotor di kampus setiap tahunnya untuk direncanakan sistem pembuatan dan manajemen lahan parkir yang baik.
Ada beberapa hal yang menjadi keluhan pengguna kendaraan bermotor dalam kampus diantaranya keamanan yang kurang terjamin, dan juga lahan yang disediakan untuk pelataran kampus kurang ideal, maksunya tanah yang menjadi dasar parkir kendaraan kurang padat, dan jika pada musih hujan maka lahan tersebut menjadi becek. Namun masalah keamanan akan memarkirkan kendaraan bermotor tidak diabahas disini. Pada tugas akhir ini hanya dibatasi sampai pada mengitung besar kebutuhan areal parkir dalam kampus serta merencanakan lahan parkir yang ideal untuk kelancaran berlalu lintas dalam kampus.
Pada perguruan tinggi lain dikota besar yang memiliki jumlah mahasiswa yang besar dan lahan yang sempit, ada yang telah menggunakan jasa pihak ketiga untuk menyediakan lahan parkir, ada juga yang telah membatasi jumlah pemakai kendaraan bermotor dalam kampus, membuat tata tertib parkir dalam kampus, dan bahkan telah menggunakan sistem bayar untuk parkir. Sebagai contoh, pada Juni 2007, sebagian mahasiswa ITB (Institute Teknologi Bandung) yang membawa kendaraan bermotor (mobil atau sepeda motor) dibuat terkaget-kaget. Pasalnya, sejak hari itu dan seterusnya, kendaraan mahasiswa tidak boleh lagi masuk kampus. Peraturan baru dari Biro Sarana dan Prasarana ITB menetapkan yang bisa masuk-keluar kampus adalah yang memiliki kartu identitas pegawai. Mahasiswa tidak mungkin masuk dengan kartu tersebut karena mereka bukan pegawai ITB. Mereka hanya diperkenankan parkir di kantong-kantong yang telah disediakan. Misalnya, di sebelah utara, Aula Barat, Timur, dan Sasana Budaya Ganesha, dengan total kapasitas untuk 451 kendaraan. Mahasiswa ITB beradaptasi dengan aturan tersebut dengan memakan korban lain. Di Jln. Ganesha, badan jalan menjadi tempat parkir mahasiswa. Begitu pula di badan jalan Jln. Tamansari, antara Kebun Binatang dengan Sasana Budaya Ganesha. Di kampus-kampus lain tempat parkir tidak mampu mengakomodasi beban parkir kendaraan mahasiswa. Akibatnya, fasilitas umum (fasum) menjadi korban. Untuk Universitas Al –Amin Sorong, saat ini masih bisa dibilang mempunyai lahan yang cukup luas untuk dapat menampung jumlah mahasiswa pemakai kendaraan bermotor yang ada untuk parkir di areal kampus.
Dalam merencanakan pelataran parkir kampus Unamin, untuk dasarnya tanahnya, penulis memilih bahan Pafingblock sebagai bahan dasarnya, dan menggunakan cat warna putih sebagai garis pemisah antara kendaraan. Serta memanfaatkan pohon untuk tempat berteduhnya kendaraan bermotor, yang mana pohon yang dimaksud sudah ditanam sebelumnya pada areal yang sekarang direncanakan sebagai pelataran parkir.



Total luas areal yang dipakai untuk digunanakan sebagai pelataran parkir seluas 1.122,494 meter persegi, atau 6,602 persen dari total lahan kampus. yaitu untuk kendaraan roda dau seluas 825,449 meter persegi dan sisanya untuk kendaraan roda 4 yaitu dengan luas 297 meter persegi. Dalam satu meter persegi dibutuhkan 30 buah pafing blok. Sehingga untuk keseluruhan areal yang akan dipakai untuk pelataran parkir dibutuhkan sekitar 33.675 buah pafing blok.
Dari hasil penelitian bab 3 diperoleh luas lahan yang dibutuhkan untuk pelataran parkir kendaraan roda dua berdasarkan jumlah kendaraan yaitu seluas 1.553,94 meter persegi dan 391, 25 meter persegi untuk mobil atau secara keseluruhan seluas 11,442 persen dari total lahan. Jika melihat total areal yang dipakai untuk merencanakan areal parkir diatas, maka luas yang dibutuhkan masih belum sepenuhnya dapat dipenuhi atau masih kurang 728,491 meter persegi untuk kendaraan roda dua dan 94,25 meter persegi untuk kendaraan roda empat. Belum juga pada penataannya harus disediakan beberapa luas lahan untuk pergerakkan kedaaraan bergerak. Namun pada penelitian seperti yang telah dijelaskan di bab 3 juga diperlihatkan jumlah kendaraan yang keluar dari dalam kampus pada jam yang sama penelitian hampir sama dengan jumlah kendaraan yang masuk. Hal ini dapat dikatakan bahwa tidak semuanya dari jumlah kendaraan yang kendaraan yang masuk pada jam sibuk perkuliahan memarkirkan kendaraannya selama maksimal masa perkuliahan.
Untuk mendowunload file di atas dalam format PDF, Silahkan klik link di bawa h ini


Studi Evaluasi Kebutuhan Areal Parkir Di Universitas Al-Amin Muhammadiyah Sorong bab 1


Studi Evaluasi Kebutuhan Areal Parkir Di Universitas Al-Amin Muhammadiyah Sorong bab 2


Studi Evaluasi Kebutuhan Areal Parkir Di Universitas Al-Amin Muhammadiyah Sorong bab 3


Studi Evaluasi Kebutuhan Areal Parkir Di Universitas Al-Amin Muhammadiyah Sorong bab 4



Studi Evaluasi Kebutuhan Areal Parkir Di Universitas Al-Amin Muhammadiyah Sorong bab 5


Download juga Skripsi teknik sipil dengan tema lain di bawah ini


Studi evaluasi kerja terhadap kinerja mandor pada proyek konstruksi bab 1



Studi evaluasi kerja terhadap kinerja mandor pada proyek konstruksi bab 2



Studi evaluasi kerja terhadap kinerja mandor pada proyek konstruksi bab 3




Studi evaluasi kerja terhadap kinerja mandor pada proyek konstruksi bab 4



Studi evaluasi kerja terhadap kinerja mandor pada proyek konstruksi bab 5



Perencanaan Portal 3 dimensi Bab 1



Perencanaan Portal 3 dimensi Bab 2



Perencanaan Portal 3 dimensi Bab 3



Perencanaan Portal 3 dimensi Bab 4



Perencanaan Portal 3 dimensi Bab 5





Program Save As PDF


Mau Buat Gambar Animasi Dan Baanner atau Format Gif…. Download aplikasinya di sini


Aplikasi membuat Gambar atau banner Animasi


Easi Gif Animator Pro V4.9.0.40



Mau menyimpan Data Dalam bentuk E-book… klik link dibawah untuk Download aplikasinya


Aplikasi Membuat E-book



Share this article :

+ komentar + 2 komentar

Anonim
5 Agustus 2011 02.20

mas.. mau tanya, dapet dasar teori tentang perparkiran dimana ya? terima kasih

5 Agustus 2011 22.43

referensinya banyak, coba dulu di download, ada daftar pustakanya

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ardi La Madi's Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger